05 Oktober 2008
Pergi ke Dufan merupakan rangkaian terakhir dari Program "Lebaran Bareng Anak Yatim" yang digagas oleh Mas Gaw dan kawan2.
Melibatkan sekitar 20 orang relawan dan 100 adik2 yatim di sebuah panti asuhan daerah Tanjung Priouk. Nama pantinya lupa he..he..
Ironi. Karena walaupun domisili mereka di sekitar kawasan wisata Dufan, tapi adik2 yatim itu belum sekalipun merasakan berwisata ke Dufan.
Setiap relawan mendapat tugas untuk mengawasi 5 orang adik yatim. Sempat2 khawatir juga, karena takut kalau mereka hilang di tengah keramaian DUFAN (pengalaman pribadi he...he...).
Untungnya ke-5 orang adik2 yatim ini ga sebandel aku waktu masih kecil. Walau sempat bikin sebel juga :D
Sewaktu naik arung jeram yang pertama,
adik 1: "kakak, basah nih, bajuku basah, celanaku basah, sepatuku basah, tasku basah, semuanya basah"
si kakak: "basah ya? sama dunk, toss"
adik 2, 3, 4, 5 dialognya sama dengan yang diatas, cuma ada yang nambahin: "nyesel deh naik ini" sambil merengut kesal.
si kakak cuma bisa bilang: "sabar, sabar" :D
Tapi menjelang siang, setelah menaiki beberapa permainan,
adik: "kakak, naik arung jeram lagi ya"
kakak: "haa, ga salah. nanti basah lagi."
adik: "ga pa2. enak kok basah2an"
Dan ternyata ga cuma yang ke-dua tapi ada juga yang ke-tiga kalinya naik arung jeram. hihihi dasar deh... :D
Alhamdulillah, pas pulang adik2 itu teteup utuh 5 orang hihihi. Walaupun ada yang sendalnya putus, tas-nya copot, dan sekarung gerundulan2 lainnya.
Sampai rumah baru sekitar jam 20.30. Walau kondisi tubuh tepar tapi langsung seger dan seneng lagi begitu baca sms dari mba Elly : "... Senangnya hari ini. Apalagi ketemu ma dikau. I'm so happy."